Minggu, 24 Maret 2019

ADF (INTERCEPT QDM SIMPLE)


Intercept ADF

                ADF adalah automatic directional finder. ADF adalah navigation aids yang ada di pesawat yang mnangkap sinyal yang dipancarkan oleh NDB. NDB singkatan dari Non directional beacon yang artinya memancarkan sinyal dengan pancaran kesegala arah dan tidak terfokus, jadi karakter sinyalnya menyebar. Berbanding terbalik dengan VOR yang terfokus per 1° radial.

                Pembacaan ADF ini berbeda dengan VOR, ADF dibaca hanya 180° keatas atau setengah lingkaran keatas. Menuju NDB dinamakan QDM dan menjauhi NDB dinamakan QDR

                                                QDM = Mendekati
                                                QDR  = Menjauhi  

QDM
QDR
SIMPLE     (0° - 59°)
SIMPLE      (0° - 119°)
CUT90       (60° - 89°)
-
PARALLEL (90°- 179°)
PARALLEL  (120°- 179°)


QDM SIMPLE
1.       Angle of intercept nya harus kurang dari 60°
2.       First alternate heading ±60°
3.       Set ADF ke first alternate
4.       Panah akan mendekati bearing intercept
5.       5° before recover ke bearing intercept

Example
1)      Posisi pesawat QDM 360° intercept QDM 030°

1.               Angle of intercept 30° so we will make simple
 
2.               First alternate 330°

3.               Set ADF to 330°

4.               Panah nya menuju bearing 030°

5.               5° before recover to heading 030° (set ADFnya ke 030°)

2)      Posisi pesawat QDM 090° intercept QDM 120°

1.             Angle of intercept 30° so we will make simple


2.             First alternate 060°

3.             Set ADF to 060°

4.             Panahnya akan mendekati 120°

5.             5° before recover heading 120° (set ADFnya ke 120° saat sudah establish)

Selasa, 19 Maret 2019

ALTIMETER SETTING (pembacaan ketinggian pada pesawat)

Bagaimana ketinggian pesawat dihitung?
    
        Pembacaan ketinggian pada pesawat sangat penting untuk dipelajari, karena membantu kita  untuk membuat decision pada saat terbang. perhitungan jarak pesawat pada obstacle agar penerbangan kita lancar, karena banyak koreksi yang harus diperhitungkan mulai dari temperature, density, dan pressure. saat pesawat terbang ada beberapa kondisi tertentu dan membutuhkan tindakan tertentu, contohnya seperti pembacan ketinggian pada pesawat dan altimeter setting yang harus kita ketahui. Dibawah ini adalah beberapa altimeter setting, yaitu :







  1. INDICATED ALTITUDE = ketinggian yang dibaca oleh altimeter
  2. ABSOLUTE ALTITUDE  = ketinggian yang dihitung berdasarkan dataran atau datum (QFE)
  3. TRUE ALTITUDE            = ketinggian yang dihitung dari permukaan laut (QNH)
  4. PRESSURE ALTITUDE   = ketinggian saat altimeter di set ke standard ISA (29.92 in.Hg) (QNE)     
  5. DENSITY ALTITUDE      = ketinggian yang sudah di koreksi oleh suhu


HIGH TEMPERATURE = pembacaan altimeter over read, maksudnya altimeter membaca lebih tinggi dari altitude yang sebenarnya. ini sangat berbahaya pada penerbangan, karena pilot akan berpikir misalnya ada di ketinggian 1000ft tapi sebenernya ketinggianny hanya 700ft karena altimeter over read.

LOW TEMPERATURE = pembacaan altimeter under read, maksudnya altimeter membaca lebih rendah dari altitude yang sebenarnya. misalnya di altimeter membaca 1000ft, maka ketinggian sebenarnya akan lebih tinggi.


SETTING ALTIMETER

QNH = Pembacaan altimeter dari atas permukaan laut

QFE = pembacaan altimeter dari atas datum atau bandara (altimeter terbaca nol saat di ground)

QNE = pembacaan altimeter saat di set ke 29.92 in.hg

QFF  = tidak digunakan untuk altimeter settting, biasanya digunakan pada peta meteorology














Senin, 18 Maret 2019

Apa itu GUSTY, LULLS, SQUALLS, GALES, HURRICANES


Angin sangat penting untuk sebuah penerbangan. dari mulai enroute sampai pendekatan atau saat pesawat mau landing harus selalu tau kondisi surface wind agar dapat melalukan landing secara sempurna dan tentunya safe. Air traffic controller selalu memberikan informasi QAM yang berisi informasi keadaan atmosfer pada saat itu, seperti surface wind, visibility,etc

beberapa keadaan angin yang membahayakan pesawat dan harus mempunyai decision yang baik saat menghadapi jenis-jenias angin yang membahayakan.

IF IT'S NOT RIGHT...GO AROUND

 Dibawah ini saya menyebutkan beberapa angin dan karakteristiknya secara umum diantaranya adalah gusty, lulls, squalls, gales, hurricanes




 GUSTY

Meningkatnya kecepatan angin secara tiba-tiba, biasanya dengan perubahan arah angin juga. Dan gusty hanya beberapa detik dan meupakan angin lokal

Cara menghitung GUSTY



Contoh
Gusty up to 60kts dan lull 30kts, windspeed kira-kira 45 kts



LULLS
adalah menurunnya kecepatan angin secara tiba-tiba. ini adalah kebalikan dari gusty


SQUALLS
Meningkatnya kecepatan angin secara tiba-tiba, biasanya dengan perubahan arah angin juga. Dan mencakup area luas. Dan biasanya ada awan cumulunimbus dan cold fronts




GALES
Kondisi dimana wind speed lebih dari 33kts, dan jika gusty lebih dari 42kts

HURRICANES
Sebuah hurricanes (Typhoon, Cyclone) yang berarti wind speed lebih dari 63kts